BAB 3 : MENJENGUK ORANG SAKIT KELAS X (SMT GENAP)

 BAB 3

ADAB MENJENGUK ORANG SAKIT

 


Saat menjenguk orang sakit alangkah baiknya kita memperhatikan adab-adab yang harus dilakukan selama kita menjenguk orang yang sakit karena pada dasarnya kita sekedar berkunjung untuk bertamu atau bersilaturahmi saja.

Salah satu hak muslim atas muslim yang lain adalah menjenguk orang sakit. Apabila seorang muslim mengetahui saudaranya atau muslim yang lainnya sakit maka hal yang dilakukan adalah menjenguk nya. karena hukum menjenguk nya adalah fardhu kifayah, apabila sebagian orang muslim telah melakukannya maka muslim yang lain gugur kewajibannya. apabila tidak ada yang menjenguk maka wajib hukumnya yang mengetahui menjenguknya.

Kewajiban Membesuk Orang Sakit

Syariat Islam datang dengan memberikan kesempurnaan, semua permasalahan diatur nya hingga buang hajat sekalipun diatur adabnya.

Dalam H.R. Bukhari nomor 1240 dan muslim nomor 5615 

Hak muslim satu dengan yang lainnya adalah menjenguk orang yang sakit. " Hak seorang muslim yang lainnya ada lima, yaitu menjawab salam, menjenguk orang sakit, mengikuti jenazah, memenuhi undangan dan mendoakan orang ketika bersin (bila bersin mengucapkan hamdalah)".

Sebagian ulama berpendapat, bahwa menjenguk orang sakit hukumnya sunnah muakad (yang sangat-sangat menekan). Namun, sebagian ulama lain berpendapat menjenguk orang sakit adalah fardhu kifayah, ini yang banyak dipakai oleh umat Islam.

Apabila ada saudara yang sakit maka selayaknya kita menjenguknya karena hukum nya adalah fardhu kifayah. karena itu, apabila ada bagian orang yang melakukannya maka yang lain gugur kewajibannya. apabila tidak ada orang yang melakukannya wajib hukumnya yang mengetahuinya menjenguknya. 


Adab-adab orang sakit

Bagi orang yang sakit ada beberapa adab yang disampaikan oleh Syaikh Abdul Hamid bin Abdirrahman as-suhaibani, yaitu:

1. Orang yang terkena musibah atau sakit baik dirinya, anaknya atau keluarganya alangkah baiknya tidak mengucapkan mengaduh (keluhan) lebih baik diganti dengan berdzikir, istighfar dan taabbud kepada Allah Swt.

2. Namun bagi orang yang sakit boleh mengeluhkan rasa sakitnya kepada dokter untuk mengetahui bagaimana keadaannya, agar bisa ditangani dengan cepat serta mendapatkan obat.

3. Bagi orang yang sakit hendaknya meletakkan tangannya diata bagian yang sakit sambil membaca basmalah, kemudian mengucap

4. Berusaha meminta kehalalan atas barang yang masih menjadi tanggungannya, seperti hutang piutang, menuliskan wasiat untuk keluarga yang ditinggalkan, menjelaskan apa yang menjadi miliknya, hak-hak atas manusia lainnya harus terpenuhi, wajib mewasiatkan harta-harta yang bukan merupakan bagian dari warisannya, tanpa merugikan hak-hak warisnya.

5. Tidak boleh menggantungkan jampi-jampi, jimat-jimat, dan semua yang mengandung kesyirikan. Namun disyariatkan baginya untuk mengobati sakitnya dengan riqyah dan doa-doa yang disyariatkan (doa dalam Al-Qur’an dan as Sunnah)

6. Segera bertaubat secara sungguh-sungguh dengan memenuhi syarat-syaratnya dan senantiasa memperbanyak amal shalih. Terdapat syarat taubat menurut perkataan Imam an Nawawi:

a. Harus benar-benar melepaskan diri dari kemaksiatan

b. Menyesali segala perbuatan dosa yang telah dilakukan

c. Berkeinginan keras untuk tidak mengulang dosa yang dilakukan kembali

7. Bagi yang sakit hendaknya berhusnudhan (berprasangka baik) kepada Allah Swt dan berusaha mendekatkan dirinya dengan menggabungkan rasa takut dan harapan serta amalan yang ikhlas.

 

ADAB MENJENGUK ORANG SAKIT

Adab menjenguk orang sakit

1. Menjenguk orang yang sakit dengan niat ikhlas dan tujuan yang baik dilakukan dengan lemah lembut.

2. Memperhatikan situasi dan kondisi ketika menjenguk orang sakit. Menjenguk dengan waktu yang tepat, jika dirumah sakit hendaknya izin terlebih dahulu, mengetuk pintu rumahnya dengan pelan-pelan, menundukkan pandangan, menyebutkan perihalnya, tidak berlama-lama.

3. Mendoakan orang sakit agar diberi kesembuhan

Doa untuk Orang Sakit
Berdasarkan hadits riwayat Al-Bukhari dan Muslim dari Aisyah RA, berikut doa yang dapat dibaca ketika menjenguk orang sakit.

اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَاسَ، اشْفِ أَنْتَ الشَّافِي، لَا شِفَاءَ إِلَّا شِفَاؤُكَ شِفَاءٌ لَا يُغَادِرُ سَقَمًا

Allāhumma rabban nāsi, adzhibil ba'sa. Isyfi. Antas syāfi. Lā syifā'a illā syifā uka. Syifā'an lā yughādiru saqaman

Artinya: "Ya Allah, Tuhan manusia, hilangkan penyakit ini. Sembuhkanlah. Engkau Yang Maha menyembuhkan. Tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan-Mu, kesembuhan yang tidak

4. Mengusap bagian yang sakit dengan menggunakan tangan kanan.

5. Menundukkan pandangan, menunjukkan belas kasihan kepada yang sakit, menasihati nya untuk senantiasa bersabar atas sakit yang diderita

6. Berdoa dengan suara yang pelan

 

Selain hal di atas dalam menjenguk orang sakit juga harus memperhatikan:

1. Waktu menjenguk

2. Lama waktu berkunjung

3. Posisi orang yang menjenguk

4. Bertanya tentang kondisi orang yang sakit

5. Tidak mengajak orang sakit untuk berbicara panjang lebar

6. Hibur dan berikan keyakinan untuk sembuh

7. Selalu mengucapkan perkataan yang baik-baik

8. Pahami kondisi orang yang sakit

9. Menampakkan kesedihan atau menangis ditempat orang yang sedang sakit

 

Tata Cara Mendoakan Orang Sakit

Hal yang dilakukan Rasulullah adalah disunahkan bagi orang yang menjenguk orang sakit berdiri di samping kepada orang yang sakit dan mendoakannya. dalam melakukan kunjungan kepada orang sakit Rasulullah Saw duduk berdekatan dengan arah kepala orang sakit atau meletakkan tangan di kening, wajah dan mengusap-usap dada dan perut orang yang sakit sambil menanyakan kondisinya.

Rasulullah juga menanyakan tentang apa yang diinginkan orang sakit tersebut. apabila yang diinginkan tidak membahayakan maka beliau meminta untuk memberikannya, sembari menempelkan tangan kanannya ditubuh orang yang sakit dan membacakan doa. sebagaimana hadits dari Ar Rabi' Abdillah, dia berkata "Saya pernah pergi bersama Al Hasan menjumpai Qatadah untuk menziarahinya, dan Nabi duduk di samping kepala. kemudian, beliau bertanya keadaan kepadanya lalu mendoakan kesembuhan baginya".

Mengucapkan yang baik-baik saat menjenguk orang yang sakit, jangan sampai membicarakan penyakitnya dan dampak keparahan penyakitnya itu akan menyebabkan menurunnya mental dan  psikologi orang yang sakit. disunahkan untuk mendoakan demi kesembuhan orang yang sakit serta memohonkan rahmat dan ampunan serta membersihkan dosa-dosa serta keselamatan dan kesehatan orang yang sakit. 


Keutamaan Membesuk Orang Sakit 

Menjenguk orang sakit adalah salah satu sunah yang dianjurkan dalam Islam. Orang yang melakukannya dengan baik dan sesuai dengan petunjuk Islam akan mendapatkan beberapa keutamaan diantaranya pahala yang besar yakni surga. 

Pada diri orang yang sakit terdapat keutamaan bagi orang yang menjenguknya. Allah Swt. telah menjanjikan pahala yang banyak dan ganjaran yang besar bagi orang yang menjenguk orang sakit. adapun keutamaannya:

1. Mengukuhkan silaturahmi antara yang sehat dengan yang sakit

2. Mengajarkan kesabaran bagi yang sakit dan mengajarkan kearifan bagi yang sehat

3. Menumbuhkan kesadaran untuk selalu melakukan introspeksi diri

4. Meningkatkan kesadaran untuk terus berbuat baik di saat sehat

5. Menjadi intrumen untuk mendapatkan hidayah dan taufik 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BAB 4 : KISAH TELADAN NABI LUTH KELAS X (SMT GENAP)

NILAI ASAT BAHASA JAWA KELAS XI F1-F7

NILAI ASAT ASLI KELAS X E1-E7 AKIDAH AKHLAK